Studi Pembuatan Teh Daun Kakao (Theobroma cacao)dengan Tingkar Penambahan Sari Belimbing Wuluh sebagai Minuman Fungsional

Authors
Category Primary study
Year 2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat penambahan sari belimbing wuluh terhadap karakteristik kimia, fisik, dan organoleptic minuman fugnsional dan untuk mendapatkan tingkat penambahan sari belimbing wuluh terbaik terhadap minuman fungsional teh daun kakao yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Data analisa secara statistic dengan menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Perlakuan pada penelitian ini adalah tingkat penambahan sari belimbing wuluh pada 0, 6, 12, 18, dan 24 ml. Hasil penelitan menunjukkan bahwa tingkat penambahan sari belimbing wuluh yang ditambahkan berpengaruh terhadap nilai pH, vitamin C, aktivitas antioksidan, total polifenol, warna, aroma, dan rasa minuman fungsional. Produk terbaik berdasarkan analisis kimia dan penilaian organoleptik adalah pada perlakuan E (penambahan sari belimbing wuluh 24 ml) dengan rata-rata nilai hasil analisis yaitu pH (2,50), vitamin C (21,12 mg/100 g), aktivitas antioksidan (20,71%), total polifenol (197, 45 mg GAE/g), dan lempeng total (1,21 x 103 cfu/ml), dan nilai rata-rata penilaian organoleptik minuman fungsional terhadap parameter warna (4,32), aroma (4,00), dan rasa (4,04).
Epistemonikos ID: 70cad1a9069a8fcc270c96e513818e76856cc441
First added on: Feb 03, 2021